Senin, 17 Mei 2021

Penerapan Manajemen Proyek Rekayasa

Penerapan Ilmu Manajemen Proyek Rekayasa dalam Pembangunan Proyek Bendungan Desa Simanungkalit Hasundutan, Kecamatan Sipoholon, Tapanuli Utara

Halo, perkenalkan nama saya Bertha Purba - 21S18038 sebagai salah satu mahasiswa S1 Manajemen Rekayasa. Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Del.
Tulisan ini bertujuan untuk memenuhi tugas Mata Kuliah Manajemen Proyek Rekayasa.

       Manajemen adalah proses merencanakan, mengorganisir, memimpin dan mengendalikan kegiatan anggota serta sumber daya yang lain untuk mencapai sasaran organisasi yang telah ditentukan. Sedangkan manajemen proyek adalah manajemen yang diterapkan pada suatu proyek untuk mencapai suatu hasil tertentu, atau, manajemen proyek adalah suatu ilmu dan seni untuk mengadakan perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), pengarahan (directing), pengoordinasian (coordinating), dan mengadakan pengawasan (controlling) terhadap orang dan barang untuk mencapai tujuan tertentu dari suatu proyek (Iman Soeharto, 1995). 

        Untuk mencapai target pekerjaan pembangunan yang ingin dicapai dengan potensi sumber daya dan waktu yang terbatas, maka harus diterapkan perencanaan, pelaksanaan evaluasi, dan tindak lanjut dari pelaksanaan yang telah dievaluasi. Maka dalam dunia konstruksi manajemen dapat disebut sebagai suatu teknik yang terdiri dari ilmu, keterampilan, dan seni yang dilakukan di lingkungan proyek, dalam rangka untuk mengkoordinasi antar pihak yang ada serta mengelola sumber daya proyek. 

Pada dasarnya suatu proyek terdiri dari aspek pokok, yaitu : 

  1. Biaya (Money)
  2. Mutu (Quality
  3. Waktu (Time

Selain itu unsur - unsur yang harus dikelola oleh pelaksana proyek itu sendiri meliputi : 

  1. Tenaga Kerja (Man
  2. Peralatan (Machine
  3. Material (Material
  4. Metode (Method
  5. Biaya (Money)

    Penerapan manajemen proyek konstruksi akan memerlukan pengetahuan tentang berbagai aspek seperti integrasi, lingkup, mutu, biaya, waktu, risiko, komunikasi, sumber daya manusia, pengadaan, (Project Management Body of Knowledges,2008). Dengan penerapan sitem manajemen proyek tersebut diharapkan badan usaha jasa konstruksi dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan produknya sehingga dapat memenuhi sasaran dan tujuan proyek guna mencapai harapan dan kepuasan pelanggan, di mana pelanggan konstruksi merupakan seseorang/ badan/ organisasi yang membayar penyedia jasa konstruksi.

        Parameter tersebut penting dalam pelaksanaan proyek karena seringkali timbul pemborosan biaya, baik dalam penggunaan untuk tenaga kerja maupun pembelian bahan baku yang disebabkan kurang matang nya perencanaan suatu proyek. Dengan demikian manajemen proyek yang baik merupakan langkah awal yang sangat berpengaruh pada tercapainya target suatu pekerjaan. 

Tahapan Proses Manajemen Proyek

Dalam melakukan manajemen pada sebuah proyek, maka kita harus memahami 5 tahap proses manajemen proyek, yaitu:

  1. Tahap Inisiasi, dalam tahap ini permasalahan yang ingin diselesaikan akan didefinisikan.
  2. Tahap perencanaan dan desain, yaitu mendefinisikan tujuan dan merencanakan kegiatan-kegiatan yang diperlukan untuk mencapai tujuan dan lingkup proyek. 
  3. Tahap pelaksanaan, yaitu untuk mengintegrasikan orang-orang dan sumber daya lainnya untuk menjalankan rencana manajemen proyek. 
  4. Tahap pengawasan dan pengendalian, dalam tahap ini bertujuan untuk mengukur dan memonitor progress untuk mengidentifikasi penyimpangan dari rencana manajemen proyek sehingga tindakan koreksi dapat dilakukan bila diperlukan dalam mencapai tujuan proyek. 
  5. Tahap penutupan, dalam tahap ini hasil akhir proyek beserta dokumentasi nya diserahkan kepada pemilik.

Elemen Manajemen Proyek    

    Project Management secara luas dan lengkap. Project Management merupakan aplikasi ilmu, kemampuan, alat dan cara untuk kegiatan proyek agar memenuhi kebutuhan sebuah proyek. Project Management memiliki 9 cakupan knowledge elemen area utama, yaitu.

  1. Project Scope Management, mendefinisikan ruang lingkup pekerjaan yang harus dilakukan untuk menghasilkan deliverable (produk, jasa, prosedur, sistem, maupun keluaran lainnya) sesuai dengan spesifikasi dan jangka waktu yang telah ditetapkan serta mengendalikan aktivitas yang dapat dilakukan dan tidak dapat dilakukan dalam menyelesaikan suatu proyek.
  2. Project Time Management, sebagian besar perubahan proyek melibatkan perubahan jadwal, dan disetujui oleh sponsor proyek. Selama perencanaan, manajer proyek harus membagi proyek menjadi tugas dan membuat jadwal (tanggal mulai dan selesai untuk setiap tugas) dan anggaran untuk setiap tugas.
  3. Project Cost Management, meliputi proses membuat perencanaan, estimasi budget dan mengontrol biaya agar biaya proyek tidak melebihi anggaran yang ditetapkan.
  4. Project Human Resource Management, bidang pengetahuan ini berkaitan dengan mendapatkan tim yang tepat, memastikan kepuasan SDM, dan melacak kinerja SDM.
  5. Project Risk Management, meliputi proses yang diperlukan untuk meminimalkan dampak negatif risiko terhadap keberhasilan proyek.
  6. Project Communication Management, bertujuan agar komunikasi dan aliran informasi proyek berjalan efektif dan efisien. Komunikasi dengan para pemangku kepentingan sering menjadi faktor kunci yang memungkinkan para pemangku kepentingan untuk merasa puas bahkan ketika perubahan yang tidak terduga terjadi.
  7. Project Quality Management, kualitas adalah salah satu dari tiga constraint, waktu, biaya, dan ruang lingkup. Dengan demikian, ketika kita membutuhkan kualitas yang lebih baik kita perlu memasukkan lebih banyak waktu atau biaya.
  8. Project Procurement Management, meliputi proses yang diperlukan untuk memenuhi pengadaan barang / jasa yang disediakan oleh vendor/kontraktor sesuai jadwal.
  9. Project Integration Management, area pengetahuan ini berisi tugas-tugas yang menyatukan keseluruhan proyek. Meliputi proses dan aktivitas yang diperlukan untuk mengidentifikasikan, mendefinisikan, mengombinasikan, menyatukan, dan menggoordinasikan berbagai proses dan aktivitas manajemen proyek.

Tiga Faktor Pembatas dalam Manajemen Proyek

1. Scope atau ruang lingkup 

    Scope atau ruang lingkup proyek adalah membahas jenis dan batasan batasan yang ada pada sebuah proyek. Sejauh mana batasan-batasan atau ruang lingkup suatu proyek ditentukan. Ruang lingkup atau batasan proyek sangat diperlukan dalam suatu proyek, karena hal ini akan memberi dampak pada faktor-faktor proyek lainnya, terutama yang menyangkut biaya dan waktu pengerjaan proyek. Semakin besar scope atau ruang lingkup suatu proyek tersebut, maka secara umum akan makin bertambah pula waktu pengerjaan, ini tentunya berdampak pada bertambahnya biaya yang harus dikeluarkan.

    Dalam pembangunan proyek Bendungan Desa Simanungkalit Hasundutan, Kecamatan Sipoholon, Tapanuli Utara, ruang lingkup pembangunan proyek ini adalah lahan pertanian warga sekitar. Oleh karena itu, warga meminta ganti rugi lahan sementara pada proyek tersebut karena tidak ada dalam kontrak kerja soal anggaran pelepasan lahan.

2. Time atau waktu 

    Time atau waktu adalah salah satu komponen yang menjadi target utama dalam sebuah proyek. Pada intinya faktor waktu ini adalah bagaimana kita menentukan lamanya waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan sebuah proyek. Komponen waktu begitu berarti, terutama  pada saat-saat yang memang krusial. Terkadang suatu proyek dipaksa untuk selesai pada waktu tertentu, walaupun berdampak pada membengkaknya biaya. Dalam pembangunan proyek Bendungan Desa Simanungkalit Hasundutan, Kecamatan Sipoholon, Tapanuli Utara, ditargetkan selesai dalam dua tahun.

3. Cost atau biaya 

    Cost atau biaya adalah salah satu faktor atau komponen utama proyek. Pada intinya faktor biaya atau cost ini adalah menentukan seberapa besar biaya yang akan dikeluarkan untuk sebuah proyek. Faktor biaya ini sangat dipengaruhi oleh 2 faktor sebelumnya, yaitu scope dan time. Secara umum semakin besar ruang lingkup dan semakin lama waktu, maka akan semakin besar pula biaya suatu proyek.

    Dalam pembangunan proyek Bendungan Desa Simanungkalit Hasundutan, Kecamatan Sipoholon, Tapanuli Utara, biaya yang dianggarkan untuk menyelesaikan proyek ini adalah berkisar Rp60 Miliar. Namun selain hal tersebut, warga sekitar yang ingin meminta ganti rugi akibat tidak ada kontrak kerja soal anggaran pelepasan lahan meminta bahwa masyarakat yang memiliki lahan pada jaringan irigasi sebelah kiri meminta ganti-rugi sebesar Rp 1 juta per meter.

Beberapa hal diatas menjadi kendala dalam penyelesaian pembangunan proyek Bendungan Desa Simanungkalit Hasundutan, Kecamatan Sipoholon, Tapanuli Utara. Namun pemerintah setempat meyakinkan masyarakat sekitar agar dapat melanjutkan pembangunan proyek bendungan ini karena pembangunan yang peruntukkannya untuk kesejahteraan masyarakat sekitar juga. Dan pihak pepimpin proyek telah menyampaikan surat tertulis kepada Pemkab Taput untuk mencari jalan ke luar penyelesaian masalah pembebasan lahan pada jaringan irigasi sebelah kiri bendungan kepada masyarakat secara langsung.

Demikian artikel ini saya buat untuk memenuhi tugas Mata Kuliah Manajemen Proyek Rekayasa. Semoga bermanfaat. Jika ada kritik, tanggapan, dan saran dari teman-teman sekalian dapat memberikannya pada kolom komentar dan jangan lupa memberikan dukungan anda dalam bentuk clap (👏) untuk dapat mendukung artikel ini. Terimakasih ^^

Referensi :

PMBOK Guide. 2013. A Guide To The Project Management Body of Knowledge-Fifth Edition. Amerika: Project Management Institute

Medan Bisnis Daily. 2018. Pembangunan Bendungan di Sipoholon Terkendala.


43 komentar:

  1. Artikel yang dipaparkan sungguh informatif dan menarik. Serta saya lebih memahami bagaimana manajemen proyek rekayasa tersebut. Terimakasih telah menulis artikel ini, Bertha!

    BalasHapus
  2. Artikel yang menarik, terimakasih bertha, ditunggu next artikelnya ya

    BalasHapus
  3. Terimakasih kepada penulis atas tulisan nya yang menyediakan informasi yang menarik. Great!!!!

    BalasHapus
  4. Materi dalam Artikel menarik dan penyampaian materi terstruktur dengan baik dan mudah dipahami. Dengan begitu saya semakin paham dengan manajemen proyek. Semangat berkarya..

    BalasHapus
  5. Artikelnya sangat menarik, informasi yang diberikan juga mudah dipahami sehingga saya memahami bagaimana penerapan dari manajemen proyek rekayasa terutama dalam pembangunan bendungan yang sangat bermanfaat bagi masyarakat, ditunggu artikel selanjutnya. Cheers

    BalasHapus
  6. Artikel yang begitu menarik perhatian pembaca. Baik dari segi tulisan, pemilihan kata-kata, hingga nuansa yang disajikan menarik minat pembaca. Terima kasih kepada penulis untuk informasi nya.. Ditunggu artikel selanjutnya.. Cheers

    BalasHapus
  7. Artikel yang sangat bermanfaat, ternyata pemanfaatan manajemen proyek sangat luas dan sangat bermamfaat bagi masyarakat. Kiranya artikel seperti ini semakin banyak dan berkembang. Terima kasih

    BalasHapus
  8. Artikelnya sangat informatif. Studi kasus yang dipaparkan juga semakin membantu memahami bagaimana faktor pembatas manajemen proyek dalam proyek pembangunan bendungan Desa Simanungkalit Hasundutan. Semangat untuk karya berikutnya.

    BalasHapus
  9. Artikelnya banyak memberi informasi yang menurut saya sangat bagus. Detail, terperinci, jelas dengan bahasa yang sederhana.

    BalasHapus
  10. Artikel yang cukup menarik, terimakasih sudah memberikan informasi ini dengan baik..
    Good Job!!

    BalasHapus
  11. Artikel yang menarik, ini bisa menjadi bahan refrensi untuk para mahasiswa khusus dibidang teknik sipil untuk menambah wawasan khususnya pada bagian management proyek

    BalasHapus
  12. Artikel yang sangat menarik dan menambah wawasan mengenai manajemen proyek. Ditunggu artikel-artikel selanjutnya

    BalasHapus
  13. Artikel yang sangat baik dan menarik, sangat cocok untuk dijadikan referensi untuk pengerjaan tugas kuliah,dtunggu artikel selanjutnya!

    BalasHapus
  14. Artikelnya sangat edukatif. Saya menjadi lebih paham tentang manajemen proyek. Terima kasih penulis

    BalasHapus
  15. Artikelnya sangat menarik, informasi yang diberikan membantu saya memahami bagaimana penerapan dari manajemen proyek rekayasa terutama dalam pembangunan bendungan yang sangat bermanfaat bagi masyarakat. Terimakasih penulis...

    BalasHapus
  16. Penyampaian dalam artikel sangat informatif, sehingga menambah insight baru bagi pembaca

    BalasHapus
  17. Artikelnya sangat menarik, informasi yang diberikan membantu saya memahami bagaimana penerapan dari manajemen proyek rekayasa

    BalasHapus
  18. Artikelnya sangat bermanfaat, terimakasih bertha.

    BalasHapus
  19. keren bgt, jadi pengen buat proyek bendungan dech,, kalo boleh writer nya sering sering ya nulis kaya bgini, bermanfaat bgt soalnya.

    BalasHapus
  20. Artikelnya sangat edukatif. Saya menjadi lebih paham tentang manajemen proyek. Terima kasih penulis

    BalasHapus
  21. Keren sekali kak. Sering-sering buat ginian ya kak. jdi nambah deh pengetahuan

    BalasHapus
  22. Sangat menarik, informasi yang disediakan juga jelas serta mudah dipahami, terimakasih dan semangat terus bertha ☺️

    BalasHapus
  23. Wahhh artikelnya keren banget..Makasih informasinya ya...

    BalasHapus
  24. Artikel yang menarik. Ditunggu untuk topik yang lain.

    BalasHapus
  25. Artikel yang menarik dan informatif membuat saya semakin mengerti tentang manajemen proyek. Terimakasih penulis.. ditunggu karya selanjutnya.. Good Job

    BalasHapus
  26. artikelnya sangat bermanfaat dan menambah wawawan
    terimakasih penulis

    BalasHapus
  27. Trimakasih bertha, penjelasan yang ditulis membuat saya semakin paham pentingnya manajemen proyek. Materi yang dimuat sangat terstruktur, ringkas namun informatif, dan bahasa yang digunakan juga sangat mudah dimengerti (on point). tetap berkarya!

    BalasHapus
  28. artikel nya sangat menarik
    ditunggu tulisan berikutnya

    BalasHapus
  29. analisisnya sangat bagus
    Terimakasih penulis

    BalasHapus
  30. Penjelasan yang sangat menarik. Great Job. Thankyou for sharing, Bertha

    BalasHapus
  31. Artikelnya sangat menarik dan informatif, GOOD

    BalasHapus
  32. Wahh artikel yang kamu buat sangat menarik berr. Dengan artikel yang kamu berikan membuat saya menjadi lebih paham tentang penggunaan manajemen proyek rekayasa. Terimakasih bertha~

    BalasHapus
  33. Artikel ini sangat menarik sekaligus menambah pemahaman tentang manajemen proyek rekayasa. Terimakasih Bertha:)

    BalasHapus
  34. Senang sekali mendapat informasi bermanfaat seperti ini.
    Materi yang disampaikan juga mudah untuk dimengerti.

    Semangat terus :)

    BalasHapus
  35. artikelnya menarik bgt, penulisnya juga dapat menjelaskan secara detail dengan bahsa yang mudah dipahami. semangat terus penulisnya. salam sukses :)

    BalasHapus
  36. Wah.. tulisan anda sangat menarik dan informatif, sehingga menambah wawasan saya.. terimakasih.. keep it up!

    BalasHapus
  37. pembahasan topik mengenai penerapan manajemen proyek rekayasa ini sangat baik menurut saya, tetap semangat dan terus berkarya untuk penulis.

    BalasHapus
  38. Artikel ini sangat bermanfaat untuk menambah wawasan! Good job,bertha!

    BalasHapus
  39. Artikel yang menarik dan mudah dipahami. Ditunggu karya selanjutnya 🙏

    BalasHapus
  40. Artikelnya menarik, penjelasan juga mudah untuk dipahami. Dari sini saya mengerti bagaimana manajemen sebuah proyek dengan baik agar hasilnya bagus, disini dipaparkan semua tahapan dalam memanajemen sebuah proyek.

    BalasHapus
  41. penjelasannya cukup mudah dipahami, keep it up bertha!!

    BalasHapus

Penerapan Manajemen Proyek Rekayasa

Penerapan Ilmu Manajemen Proyek Rekayasa dalam Pembangunan Proyek Bendungan Desa Simanungkalit Hasundutan, Kecamatan Sipoholon, Tapanuli Uta...